VMAX
 
 
 
 

5 tantangan yang sulit dihadapi penerbit aplikasi untuk memaksimalkan pendapatan

VMAX Publisher challenges featured

Salah satu tantangan besar yang dihadapi para penerbit aplikasi adalah memonetisasi aplikasi mereka dengan cara yang efektif. Mereka membangun aplikasi yang bagus dan menginginkan aplikasi tersebut menghasilkan pendapatan yang baik, lalu mereka mencari mitra iklan yang dapat membantu mereka memonetasi aplikasi tersebut. Setelah bekerja dengan banyak mitra, untuk beberapa aplikasi yang mereka bangun, mereka akhirnya harus berjuang untuk memantau dan mengelola monetisasi iklan mereka.

Bagi penerbit aplikasi, memonetisasi aplikasi adalah sangat penting tapi juga tidak mudah. Ada lima alasan utama yang menjadi tantangan bagi mereka untuk memaksimalkan pendapatan dari aplikasi mereka:

1. Pemilihan jenis iklan
Pemilihan jenis iklan yang akan ditayangkan dapat membuat atau menghancurkan pengalaman pengguna saat memakai aplikasi. Jika format iklan yang Anda pakai mengganggu pengalaman menggunakan aplikasi, pengguna tidak akan meng-klik iklan tersebut. Bahkan mereka bisa menjadi enggan mengakses aplikasi itu atau bahkan tidak menggunakannya lagi.

2. Tidak mengintegrasikan beberapa mitra iklan
Pada awalnya para penerbit aplikasi melakukan integrasi dengan satu mitra iklan. Namun, pada satu titik mereka akan memiliki lebih banyak inventaris daripada yang diisi oleh mitra iklan tersebut. Selain itu, mitra iklan tersebut mungkin juga hanya bisa memenuhi permintaan pada wilayah tertentu saja.

3. Integrasi dengan mitra iklan memakan waktu
Jika penerbit aplikasi bekerja sama dengan beberapa mitra iklan, salah satu proses yang rumit dan membutuhkan waktu yang lama adalah pada saat melakukan integrasi dengan para mitra iklan tersebut satu persatu. Setiap kali penerbit aplikasi melakukan integrasi dengan mitra iklan baru, mereka harus menambahkan SDK ke aplikasi agar bisa terintegrasi. Proses ini memakan waktu dan juga membuat aplikasi menjadi lebih berat.

4. Kontrol untuk memonetisasi iklan sangat terbatas
Tantangan utama lain yang dihadapi penerbit aplikasi adalah harus melakukan penyesuaian dengan mitra iklan agar bisa terintegrasi. Hal ini membuat para penerbit aplikasi tidak mendapatkan banyak kontrol untuk menetapkan tolok ukur CPC dan CPM untuk jaringan iklan.

5. Sulit melakukan analisis
Setiap mitra iklan yang terintegrasi dengan penerbit aplikasi biasanya memiliki mekanisme pemantauan dan pelaporan sendiri-sendiri. Tak mudah untuk mengelola beberapa interface pelaporan tersebut, ini salah satu tantangan besar yang dihadapi.

Jawaban untuk tantangan ini ada pada bagaimana Anda memilih solusi dalam satu tempat (one-stop solution) yang dapat menyederhanakan monetisasi iklan Anda. Solusi tersebut harus mendukung beberapa jenis iklan dan beberapa mitra iklan. Termasuk dengan adanya SDK tunggal untuk mempermudah Anda melakukan proses integrasi dengan beberapa mitra iklan. Selain itu, solusi tersebut harus menempatkan penerbit aplikasi memiliki kontrol penuh untuk monetisasi iklan, dan kemampuan untuk menyesuaikan monetisasi iklan mereka. Pada akhirnya, solusi tersebut harus dapat menawarkan dashboard yang terpadu, yang dapat memberikan laporan analisis yang mendalam dari monetisasi iklan.