VMAX
 
 
 
 

Tahukah Anda, para pengguna smartphone di Vietnam menyukai game mobile?

VMAX Vietnam rise of mobile gaming ecosystem featured image

Bermain game adalah salah satu kegiatan yang paling populer dilakukan di smartphone. Ini karena smartphone membuat game menjadi portabel, dapat dimainkan dimana saja dan kapan saja, bahkan dengan biaya terjangkau. Dan saat Anda tidak bermain game, Anda masih dapat menggunakan smartphone Anda untuk tetap terhubung dengan dunia lain, misalnya mencari dan menikmati konten multimedia. Karena itu, tidak mengherankan jika game mobile saat ini berada di puncak popularitas.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, kami pernah mengulas topik tentang mengapa penerbit game mobile harus mempertimbangkan India sebagai negara yang potensial.. Data menunjukkan, sebagian besar pengguna smartphone di negara tersebut menghabiskan waktu sebanyak 211 menit setiap harinya untuk bermain game mobile. Namun, meningkatnya popularitas game mobile tidak terbatas hanya di India. Ekosistem game mobile di Asia Tenggara diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang cepat, sehingga wilayah ini diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekosistem mobile gaming secara global.

Vietnam misalnya, 38% dari total pendapatan game di negara itu berasal dari perangkat mobile. Angkanya mencapai 82,4 juta dolar AS. Bahkan diperkirakan, pendapatan mobile gaming di Vietnam akan mengalami pertumbuhan tercepat dibanding dengan seluruh Asia Tenggara, tumbuh pada laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) lebih dari 87% antara tahun 2013 hingga 2017.

Vietnam GamersPendapatan dari smartphone dan tablet diperkirakan akan mencapai 161,6 juta dolar AS pada 2017, kurang lebih 50% dari total pendapatan digital gaming di negara itu.

Angka-angka yang mengesankan tersebut adalah bukti bahwa industri game mobile di Vietnam sedang bangkit. Alasan utamanya karena smartphone saat ini menyediakan pengalaman gaming yang sangat mendalam dan menarik. Selain itu, rata-rata waktu yang dihabiskan per hari untuk mengakses internet secara mobile di negara itu adalah sekitar dua setengah jam. Ini menunjukkan bahwa banyak penduduk di Vietnam yang kini beralih ke smartphone untuk mengakses kebutuhan konten digital mereka. Bahkan Vietnam memiliki lebih dari 31 juta gamer.

Salah satu yang dapat dijadikan indikator ekonomi membludaknya mobile gaming di Vietnam adalah jumlah game yang diunduh di negara itu. Total gabungan aplikasi yang diunduh mencapai lebih dari 350 juta di Google Play Store dan Apple App Store setiap tahunnya. Dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut tumbuh 50% pada Play Store dan 40% untuk App Store. Dari sisi pendapatan mobile gaming tahunan pendapatan App Store naik 60% sementara Play Store naik 40% pada periode yang sama.

Fakta lain yang menarik adalah, hampir 50% dari semua aplikasi yang diunduh di Google Play Store dan Apple App Store adalah game mobile. Ini menunjukkan bahwa mobile gaming sudah menjadi bagian inheren dari kehidupan digital pengguna smartphone di Vietnam Sekitar 48% dari gamer mobile rela menghabiskan uang mereka untuk bermain game mobile. Racing adalah genre game mobile yang paling banyak dimainkan, baik oleh gamer yang pemboros (senang membelanjakan uang) dan tidak pemboros. Game yang tidak pemboros di Vietnam umumnya lebih banyak bermain game bertema brain-training atau edukasi daripada game yang pemboros.

Tak hanya itu, Vietnam sudah memiliki komunitas yang incumbent dengan lebih dari 14.000 developer. Game Flappy Bird tak disangka mendadak jadi populer di kalangan gamer mobile. Game ini dibuat oleh Dong Nguyen, seorang developer muda asal Vietnam yang berbasis di Hanoi. Meski Nguyen telah menarik game tersebut dari pasaran, ia masih bisa meraup pendapatan USD 50.000 setiap harinya. Ini berarti ada kesempatan besar yang menunggu para developer game, baik lokal dan luar negeri untuk merilis game mobile untuk memenuhi permintaan di negara itu, dan mengembangkan bisnis game mobile Anda.

Related Posts