VMAX
 
 
 
 

Fakta menarik tentang pesatnya ekosistem game mobile di Thailand

VMAX Thailand's fast growing mobile ecosystem

Salah satu negara di Asia Tenggara yang ekosistem mobile-nya tidak bisa dianggap remeh begitu saja adalah Thailand. Bukan hanya adopsi ponsel pintarnya yang tumbuh pesat di negara itu, tetapi juga game mobile. Menurut laporan Newzoo, 51% dari total pendapatan gaming di negara itu berasal dari game mobile, dengan kontribusi pendapatan sebesar 171 juta dolar AS. Pendapatan game mobile ditargetkan tumbuh pada laju pertumbuhan tahunan secara majemuk (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesarf 31% antara 2013 hingga 2017.

Lalu apa yang mendorong game mobile di negeri ini tumbuh begitu pesat? Fakta bahwa perekonomian di negara Thailand tumbuh dengan cepat, tentu mempengaruhi bagaimana masyarakat di negara ini dengan cepat mengadopsi smartphone. Menurut data, sepertiga dari penduduk di Thailand sudah memiliki smartphone. Penetrasi internet di Thailand sendiri sudah mencapai 42%. Ini berarti, saat ini penduduk di Thailand sudah banyak yang melek internet dan mengakses konten digital lewat smartphone.

Dari sekian banyak konten digital yang tersedia di smartphone, game mobile merupakan salah satu konten yang paling populer diakses. Pasalnya, smartphone saat ini menawarkan pengalaman bermain game yang sangat menarik bila dibandingkan dengan media tradisional lainnya. Oleh karena itu, tidak heran jika Thailand saat ini memiliki lebih dari 13 juta gamer mobile aktif. Sekitar 49% dari gamer ini menghabiskan uang mereka untuk bermain game mobile, relatif lebih tinggi dari rata-rata global yang mencapai 45%.

Dilihat dari sisi genre game yang paling populer dimainkan, para gamer mobile di Thailand lebih banyak membelanjakan uang mereka untuk bermain game balapan (racing). Rata-rata gamer tersebut berusia antara 21 sampai 35 tahun, dan 55% dari gamer tersebut adalah laki-laki. Fakta lain yang menarik adalah, Thailand berada di peringkat sembilan (9)th di toko online Google Play Store dalam hal download aplikasi. Ini berarti ada banyak potensi yang bisa digarap para pengembang aplikasi untuk mengembangkan bisnis aplikasi mereka.

Bagi Anda para pengembang game dari Asia Tenggara, fakta ini patut Anda ketahui. Hanya 35% dari game-game yang berada di peringkat atas di Thailand ‘diduduki’ oleh pembuat aplikasi dari negara barat. Penerbit-penerbit game kelas dunia yang paling top seperti King dan Supercell adalah penerbit game dari negara barat yang paling dominan yang duduk di peringkat top 20. Game-game mobile yang berasal dari Asia sebagian besar populer di kalangan gamer Thailand, ini berarti ada kesempatan yang terbuka lebar bagi para pengembang game dari Asia untuk menang di pasar ini.

Related Posts